Pay The Price
Alhamdulillah…setelah beberapa hari ini bersibuk ria dengan pekerjaan yang ‘seakan’ tidak ada habisnya, akhirnya aku kembali bisa menengok ‘rumah bunga’ ini. Tidak membawa banyak cerita sih, cuma menampilkan kembali tulisan yang pernah dimuat di Slim Magazine Blogger II. Terima kasih buat Mas Trimatra yang sudah memberikan kesempatan untuk menjadi kontributor di edisi kali ini.
Ini tentang pertanyaan yang sering sekali saya tanyakan kepada anak-anakku diawal tahun ajaran baru. Berikut tulisan yang juga sudah dimuat di Slim Magazine Blogger II :
Diawal tahun ajaran, sudah menjadi kebiasaanku bertanya kepada anak-anak apa cita-cita dan mimpi mereka. Banyak jawaban terlontar, ada yang ingin menjadi dokter, perawat, ABRI, pengarang, guru, ilmuwan, dan lain sebagainya (semoga semua cita-cita mereka tercapai). Mereka tampak antusias menceritakan cita-cita, harapan dan mimpi mereka.
Lalu seperti biasa pula saya tanyakan lagi satu hal, “Siapkah kalian membayar lunas harga cita-cita kalian itu?”
Ya, setiap kita pasti mempunyai cita-cita dan harapan dalam hidupnya. Dan memang kita harus punya keinginan dan mimpi, karena itu adalah tujuan kita. Dengan cita-cita pula kita akan mempunyai arah jalan mana yang akan kita ambil.
Tapi yang sering kita lupakan adalah ada harga yang harus kita bayarkan untuk itu. Seingat saya ada pepatah yang mangatakan ‘apapun yang anda inginkan, ada suatu harga yang harus dibayar’. Kita tidak bisa mendapatkan apa yang kita inginkan dengan cuma-cuma. Kita harus berjuang untuk mendapatkannya, bahkan mungkin berkorban. Berkorban materi, iya. Tenaga dan pikiran, jelas. Harga yang kita bayarkan adalah upaya kita melewati tantangan-tantangan dalam meraih impian. Kita mungkin harus berjuang mengalahkan kantuk belajar dimalam hari untuk hasil ujian yang maksimal, kita mungkin juga harus bekerja lebih keras dan lebih smart untuk target yang kita buat.
Seorang Thomas Alfa Edison, harus melakukan seribu kali lebih percobaan sebelum akhirnya berhasil menemukan bola lampu. Edison membayar mimpinya dengan mencurahkan waktu, pikiran dan tenaganya untuk penelitian itu. Dia mungkin tidak akan berhasil menemukan bola lampu itu jika saja dia tidak mau membayar lebih untuk impiannya, karena bisa jadi dia berputus asa ditengah jalan. Tapi dia memilih membayar lunas harga impiannya.
Kita disediakan apa saja yang kita inginkan, kita juga diberi kebebasan untuk memilih. Namun kita tidak boleh hanya cukup dengan berharap dan bermimpi. Cita-cita hanya akan menjadi cita-cita yang tergantung dilangit kalau kita tidak berusaha menggapainya.
Dalam Islam ada keyakinan bahwa takdir itu berada diujung ikhtiar. Jadi ikhtiar dahulu, berusaha dahulu, baru nantinya kita akan mendapatkan takdir itu.
Mungkin kedengarannya ‘wah..’, tapi percayalah bahwa harga yang kita bayarkan itu jauh lebih murah daripada kita menghindari membayarnya. Karena hanya ketidak berhasilanlah yang lalu akan kita dapatkan.
Kata orang bijak, ‘kita boleh hidup dengan mimpi, tapi jangan pernah hidup dalam mimpi’


81 komentar:
Kata orang bijak, ‘kita boleh hidup dengan mimpi, tapi jangan pernah hidup dalam mimpi’
wah itu kutipan bgs banget Jeng...terkadang kita msh hidup di alam mimpi dan kadang suka gk mau sadar klo udh hidup di alam nyata..
semoga apa yg kita cita2kan bisa dibayar lunas dehh
Very wise sharing ....
setuju banget bahwa setiap keinginan , setiap kehendak, setiap cita-cita tentu saja ada harganya.
Hidup dengan mimpi-mimpi adalah hidup yang penuh dengan harapan dan untuk membuatnya menjadi kenyataan tentu saja butuh bayaran.
Hidup dalam mimpi-mimpi adalah suatu bualan yang tentu saja tidak akan pernah menjadi kenyataan.
Terima kasih ntuk tau siah bijak ini bu guru.
as usual ... renyah dan mencerahkan.
tabik.
pertamax kah?
mimpi adalah kunci, untuk kita menaklukan dunia...
-nidji-
henny juga udah liat slom magazine blogger II. keren deh mbak
yup sepakat.. jgn hidup dlm mimpi.. tapi bermimpi lah selagi kau bisa....
siip... hehehe..
Berani bermimpi, berani bertanggungjawab. Mimpi butuh pengorbanan dan pengorbanan tidak ada yang sia-sia
setuju sekali. apapun yg kita inginkan tentu ada harganya. utk jadi juara kelas harganya ya harus belajar keras. begitu pula saat saya ingin jadi penulis cerpen, saya harus terus berlatih menulis dan byk baca cerpen orang lain. dan semua itu dimulai ketika saya masih SMP.
saya mau mengejar mimpi yang menjadi cita2 saya.
gimana tuh jeng, pas gak ya?
Pasti indah banget kan, Bu kalo kita merasakan mimpi kita terwujud setelah berjuang keras, dari pada ketika tiba-tiba ada orang lain yg mewujudkan mimpi kita. Pasti beda rasanya, jadi menikmati "proses" itu juga penting kan, Bu...?
Postingannya mantep mbak, mengena sekali...makasih sharingnya.
Setiap keinginan pasti butuh pengorbanan....ada harga yang harus dibayar, meski harga tak semata dinilai dengan uang.....
Wah mbak, kalau lihat mimpi2nya Andrea Hirata bayarannya besar banget yah...??? eh, ko nyleneh sih? mentang2 abis baca novelnya :)
Mbak, face booknya paan yah? pengen lebih akrab deh... :) ngarep.com
Bener juga mba' lo kita hidup dalam mimpi alan sia2 belaka :D
kutipannya bagus mbak ajeng...hatur tengkyu somay yah :D
Manusia berusaha, Tuhan yang menentukan... Gitu kan, mbak ?
Sangat inspiratif... Nice post.
thanks atas postingannya ya..mba...
sangat berguna bagi saya..
Se-bijak pagi yang lumrah,
tulisan ini memapah:
pada fakta yang telah,
pada nyata yang sudah,
pada peristiwa bernilai hikmah
Takdir dalam ILMU-Nya,
takdir di louh mahfudz tertera,
takdir ter-qadar di alam nyata:
takdir ujian iman di dada,
takdir bukti Kuasa Sang Maha.
Namun upaya tetaplah mesti,
wajib tak boleh dihindari,
karena kita tak tahu pasti,
apa bagian setiap diri.
Dimudah/sulitkan-Nya jalan menuju asa hati,
adalah komponen takdir itu sendiri.
Dengan ini kita menuju Ilahi...
Mengutip perkataan KH. Rahmat Abdullah dalam film Sang Murabbi "Diantara berbagai kemiskininan, yang paling berbahaya adalah kemiskinan azzam dan cita-cita"
Wew.. sangat inspiratif mbak, benar-benar membakar semangat saya pagi ini... saya harus membayar lunas semua impian saya sebelum saya mendapatkannya... karena impian gak bisa dikredit sih...he..he..
(btw waktu aku buka blog ini kok muncul dua pop up dari ad.mozi.biz dan ad.reduxmedia.com yah... tolong dicek ya mbak blognya, soalnya dua popup itu bikin lemot abis koneksi, thanks)
setuju dengan quote yang terakhir
don't throw the dice
if you can't pay the price
Selamat datang kembali mbak Ajeng! Semoga bisa kembali menginspirasi kita semua dgn tulisan2mu...
@LindaBelle: Amin..
@kabasaran soultan: Terima kasih kembali Pak..
@priandhani: Jadi pengen nyanyi juga nih..
@henny Y. Caprestya: Makasih mbak…
@wisata riau: Hehehe juga…
@sibaho way: Setuju
@sang cerpenis bercerita: *manggut-manggut*
@jengsri: Pas sekali Jeng..
@Yoes Menoes: Betul bu…
@narti: Makasih kembali mbak..
@ijoPunkJUtee: He eh
@anazkia: Cari saja agustin wilujeng mbak
@belajar SEO para pemula: Yups
@penikmat buku: Sami-sami..
@reni: Matur nuwun mbak..
@penny: Alhamdulillah…
@ijoroyoroyo: tidak bisa komentar kalo puisi, pasti bagus deh
@muchlisin: Setuju
@tukang komen: Makasih mas peringatannya
@henny Y. Caprestya: Masih juga mbak..
stuja mbak,, untuk mencapai semuanya termasuk cita-cita yang telah digantungkan baiknya dibarengi dengan usaha. kalau tidak, akan tergantung terus selamanya :)
boleh bermimpi asal diiring usaha & doa. betul tidaaaaaak?
Bila kita sudah bermimpi akan masa depan maka kita akan termotivasi untuk meraih mimpi itu. Nice posting mbak.
berupaya menabur mimpi sebagai bekal untuk menuai asa keberhasilan.
Mimpi itu indah,jika berusaha diwujudkan dlm alam nyata
salam kenaaal yaa....ella mau follow n nambah link nya ahh....^_^
Kata terakhirnya itu lho...
Jangan pernah hidup dalam mimpi. Gak enak tau.
Besoknya pas kita bangun smua lenyap begitu saja, hahaha....
Memang setiap orang selalu punya pilihan mau jadi baik atau buruk
gak ada salahnya kan mbak untuk bermimpi, tapi jangan terlena oleh mimpi..
Apakah mimpi itu sama dengan harapan???
yups mbak, aku pernah mbaca di trimatra......
btw bener mbak...jer basuki mawa beya, kalo nggak salah ada istilah gitu ya..
Apapun mimpi kita, kadang dengan mimpi kita termotivasi untuk mengejar tantangan, meskipun terlihat absurd, karena mimpi sesungguhnya adalah yang membuat kita terjaga demi mewujudkannya dan bukan malah menidurkan kita. Nice post mbak ajeng..
salam..ajeng,
"Manusia hanya bisa berencana,Tuhan jualah yang menentukan. Semoga semua ujian itu bisa menjadi penghapus dosa.."
benar kata-kata anda...terima kasih..:)
wow artikelnya bagus banget...kalo boleh menambahkan..seberapa besar mimpimu dan seberapa kuat ambisimu untuk mewujudkannya..itulah ukuran keberhasilanmu..! thanks ya
yang teringat (secara langsung dari tuisan ini adalah 'Metallica'...) hehehee entah mengapa... yg jls... 'pay the price'nya itu lohh... salam kenal iia mba'nya... maaf lom bsa komen, takutnya ntar di bilang 'songong' lg... maen nimbtung2 ajja... salam kenal iia :)
kalo mimpi jangan yang tinggi2 seandainya mimpi itu tidak tercapai
sakit rasanya
Ya ada harga yang harus dibayar untuk sesuatu yang kita kejar. Nice posting mbak Ajeng.
nice posting mbak :)
bisa di jadiin motivasi n referensi buat semua :)
kunjungan perdana nie :)
lam knal ya mbak :)
sesuatu itu selalu ada harganya ... sip mba
wah saya harus lebih sering bekerja keras nih :)
Kata yang bijak banget!! jadikan mimpimu menjadi kenyataan tidak hanya untuk menjadi bunga tidur saja..kalo aku siih mau jadi orang kaya yang banyak duit amiin
Kata orang bijak, ‘kita boleh hidup dengan mimpi, tapi jangan pernah hidup dalam mimpi’, kata-kata yang sangat menggugah hati agar terus berkarya. Wah bagus sekali Jengsri. Comment balik yah
Mabk ajeng juga baru hoatus ya??
datang2 bawa pencerahan neh
hmmm...
geleng - geleng bacanya.. :D
saya punya bayak mimpi dan ini yang buat bingung
xixixi...ternyata di backlink balik ya blog magazine ku. pantesan yang nyamperin tambah banyak.
makasih mbak ajeng...and all contributors too.
‘kita boleh hidup dengan mimpi, tapi jangan pernah hidup dalam mimpi’
mantab kata kata ini thanks mbak
mimpi harus segera diraih
jangan terlalu lama terkungkung di buai mimpi
namun menggapai mimpi tentu butuh biaya
seperti pepatah kuno jawa
"jer basuki mawa bea"
Kata orang bijak, ‘kita boleh hidup dengan mimpi, tapi jangan pernah hidup dalam mimpi’
ella setuju banget deh ma kata2 diatas....kereeenn.....
mimpi membuat kita jadi semangat dalam hidup....tp kalo hidup dalam mimpi, sama aja kayak orang gila hehehe
harapan yang ada di hati itu adalah impian, impian harus diimbangi dengan suatu perencanaan dan usaha, impian tanpa perencanaan dan usaha adalah sebuah mimpi dan khayalan semata, impian tanpa sebuah perencanaan dan usaha tidak akan pernah membawa kita kepada hasil seperti yang kita harapkan.
tidak akan pernah ada pesawat klo wright bersaudara tidak memimpikan ingin terbang seperti burung, tidak akan pernah ada APOLLO jika tdk ada orang yang memimpikan ingin pergi ke bulan,dan apapun yang ada didunia ini tercipta pada awalnya
karena sebuah impian
perjuangan dan pengorbanan akan selalu mengiringi perjalananan dalam pencapaian sebuah impian,tetapi selama diiringi dengan doa, ketulusan,kejujuran,cinta kasih, pengorbanan itu hanyalah sebuah debu kecil dan tidak akan berarti apa-apa dengan hasil yang akan kita capai
JANGAN PERNAH TAKUT UNTUK BERMIMIPI BESAR !!!!!!
Segera cari impian anda
And
Welcome To The Show......
Love And Care,
semangat ^^
we do the best, god does the rest!!!
Sesuatu yang bear kadang kala diawali dari sebuah mimpi. ... :)
teringat lagunya bodan nih mbak.. hidup berawal dari mimpi.. oy mbak follow blog saya ya..hhe
banyak kata mutiara disini mbak,,tulisannya sangat menggugah, maksih mbak Ajeng, tulisannya sangat bermanfaat buat aku..
Takdir itu ditemukan setelah kita maksimal berikhtiar yaa....
Luar biasa....
bro salam blogger master
biar tambah terkenal link mu sudah kupasang di web ku check disini hxxp://yoursmiless.blogspot.com/2009/06/high-pr.html
pasang balik punyaku yaa
hxxp://yoursmiless.blogspot.com/
makasih sebelumnya
salam kenal mbak tulisannnya keren abis
Jer basuki mawa bea....meski terkadang harga yang mesti dibayarkan sangat tak terduga ya mbak.....
setuju banget mba...
kita harus bisa membedakan antara mimpi dan impian..
sebuah mimpi hanya bisa dikatakan mimpi dan tanpa ada tujuan untuk mewujudkannya..
sedang impian, adalah sebuah mimpi dan cita-cita yang harus bisa diwujudkan dengan tekad yang kuat!
sesuai nih dgn kontes yg lgi bnyak di ikuti oleh blogger sekarang, stop dreaming and start action, inspirator banget artikelnya teh.
Kontes SEO Aristia Wida Rukmi | Kontes SEO Aristia Wida Rukmi | Rusli Zainal Sang Visioner | Rusli Zainal Sang Visioner
Baru pertama kali berkunjung ke blog ini saya terkesan dengan artikel2nya... apalagy artikel ini, sungguh menginspirasi...:)
Saya follow ya blog nya Mbak AJENG... Salam kenal...
orang terlalu menggadang-gadang impian dalam hidupnya..tapi kadang lupa dengan pengorbanan yang harus diberikan untuk mencapai semua itu...
thanks udah mengingatkan yaaaa ;)
Wah mbak makin rame aja ya pengunjung blog mbak..punyaku g rame...tipsnya dong mbak...
wah udah ga sibuk ya
saya ikutan follow ya
sama artinya dengan.. boleh ikut arus tapi jgn sampe terbawa arus... :-)
Ada Award untuk mbak,... dijemput yah.
kediri mang okeh mabak ajeng, tapi saya dah lama 'ngak jalan2 kesana, eh salam kenal dari tulungagung ya mbak healthlovemoneyand family
hi, howdy i'm newcomer my name is pita
sayangnya, cita2 utama saya sebagai perwira kepolisian tidak terbayar dengan lunas... malah menjadi mbak2 mahasiswi yang disuitin cowok2 (uhhhfff -__-"). jauh dari yang saya pengen sih... but, pasti ada yang menunggu setelah lulus nanti hehe
wah rupanya saya dah komen
hm.. cita-ciimulai sekarang dan dari kebiasaan sehari-hari...
bener ngga ya mbak?
kalau kata mas joko susilo
stop dreaming start action
wakakakkakakaka
bangun tidur, segera berlarilah mengejar mimpi
Mbak Ajeng...??? Kok lma gak Update neh...???
Menghialang dari peredaran...PRof merindukan kehadiran seorang sahabat...
wah mba, kayanya aku udah lama ngga berkunjung kesini ya ...
aku juga punya cita-cita dan aku juga akan berusaha untuk membayar harganya mba...
Mbak Ajeng memang luar biasa.
Mbak, saya mau tanya, yang dimaksud mBak anak-anak siapa?. Siswa? SD/SMP/SMA? atau putra mBak Ajeng?.
Kalau siswa mbak Ajeng berani mengungkapkan mimpinya seperti itu sangatlah luar biasa.
Saya seringkali menghadapi masalah ketika membangun mimpi siswa SMK. Apalagi yang berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah.
Menarik juga....
puisinya ijoroyoroyo bagus ya mbak, sayang nggak tahu sekarang kabarnya beliaunya....
Ada harga yang mesti saya bayar sekarang, karena saya inginkan mimpi saya menjadi kenyataan :)
mau tukeran link dengan blog saya mba. salam kenal
Poskan Komentar