Cantik ? Ya haruslah …

Bebarapa waktu yang lalu aku sempat bertemu dengan seorang teman lama. Setelah bersay hello kamipun ngobrol ngalor-ngidul, yang ujung-ujungnya dia mengeluhkan keadaan dirinya sekarang yang semakin melar dan merasa tidak secantik dulu lagi.
Aku senyum-senyum saja, karena menurutku dia tetap seperti yang kukenal. Memang ada sedikit kelebihan berat badan, tapi siapa yang peduli?
Perempuan selalu ingin tampil cantik? Itu fitrah. Tapi cantik menurut siapa dan cantik seperti apa? Karena penilaian cantik itu sendiri sangat subyektif dan relatif. Cantik menurut kita kadang tidak cantik menurut orang lain, begitupun sebaliknya.
Cantik juga sering diidentikkan dengan keadaan fisik. Pada mindset kita, citra cantik yang terbentuk adalah seorang perempuan jangkung, langsing dan berkulit putih, kadang bahkan cantik sedikit dekat dengan kata ”seksi”. Konsep cantik seperti itu makin menjejali kepala kita dengan membanjirnya tayangan-tayangan didunia komunikasi, baik elektronik atau cetak, yang makin mencitrakan cantik yang demikian untuk kepentingan industri fashion, kosmetika dan industri entertainment.
Maka tak heran kalau kemudian perempuan menjadi pasar potensial untuk ketiga industri tersebut. Karena perempuan rela melakukan apa saja untuk menjadi cantik, kadang bahkan rela ”menyiksa diri”, beberapa bahkan sampai ada yang berusaha ”merubah diri”...
Sudah begitu jauhkah kita menginginkan cantik? Karena bagi saya perempuan yang mempesona itu tidak harus cantik secara fisik. Perempuan mempesona itu perempuan yang mempunyai kecantikan spiritual, kecantikan akhlak dan kecantikan intelektual yang biasa disebut inner beauty. Berbeda dengan kecantikan lahiriyah yang termakan oleh umur, inner beauty tidak akan lekang oleh waktu. Inner beauty juga bisa kita usahakan dan tingkatkan, berbeda bukan dengan kecantikan lahiriyah yang tidak boleh kita rubah (kita hanya boleh merawat dan menjaganya).
Jadi, tidak bolehkah muslimah cantik? Tentu boleh, dan harus! Tapi, daripada kita menyiksa diri berusaha menjadi cantik menurut takaran orang lain, menjadi cantik menurut ukuran media, kenapa tidak kita rubah saja ”kecantikan” kita dari dalam. Kita percantik diri kita dengan makin mendekatkan diri pada Allah, meningkatkan kecerdasan intelektual, makin santun, jujur, amanah, dan menjaga kehormatan serta kesucian diri. Karena, bukankah itu yang membuat perempuan makin mempesona..?
Jadi, terimalah keadaan fisik kita seperti adanya sekarang ini karena kita sudah diciptakan Allah dalam keadaan sebaik-baiknya. Orang bijak bilang : rubahlah apa yang bisa kita rubah, dan terimalah apa yang tidak bisa kita rubah.


32 komentar:
perempuan itu pada dasarnya cantik , namun tergantung bagaimna ia merawat kecantikan pemberian dari Allah Swt. itu :)
Lagi-lagi postingan yang mengagumkan...
Gimana kabar Ajeng hari ini, apa baik2 sajakah..
Ya...dimana-mana semua wanita itu cantik tidak ada wanita ganteng..
Tinggal kita bagaimana mempercanti diri kita selalu awet sepanjang zaman bukan berarti kita musti pasang susuk ya???
Mempercantik dengan aklak , budi pekerti dan selalu mendekatkan DiripadaNya...
Mb setuju dengan itu....
Perempuan harus tampil cantik! Gemuk selain tdk enak dipandang juga tidak baik buat kesehatan. Tuhan suka keindahan kok. Maka rawatlah yg telah Ia anugerahkan...
setuju, mbak. Cantik adalah saat orang lain nyaman berada dekat kita. Jangan menyiksa diri hanya karena mengejar kecantikan yang sementara, sedang kecantikan hakiki tak kita jaga.
Nice post ...
iya cantik seperti mbak ajeng.he...he...
iya cantik seperti mbak ajeng.he...he...
yup...
cantik yang terpenting adalah cantik akhlak dan cantik hati...
bukan cantik tubuh yang bisa diumbar >.<
rubahlah apa yang bisa kita rubah, dan terimalah apa yang tidak bisa kita rubah.
kata yg bijak...itu artinya bersyukur apa yg telah Allah ciptakan yg ada pd diri qt, itulah yg sempurna,..
istriku adalah orang paling cantik di dunia, karena dia hanya memberikan pada suaminya dengan maksimal.
.......
saya setuju dengan cantik adalah makin mendekatkan diri pada Allah, meningkatkan kecerdasan intelektual, makin santun, jujur, amanah, dan menjaga kehormatan serta kesucian diri
yup... bener mba'
yang penting itu cantik akhlak, bukan cantik fisik yang akhirnya diumbar kemana-mana >.<
Cantik tak hanya fisik....
yup..semuanya bener, sis...cantik hati itu yg lebih penting
menjadi diri sendiri dan selalu percaya diri, bahwa kita cantik dengan menjaga apa yang telah ada dengan baik dan sebaik mungkin, itu juga kecantikan ^.^,
setuju banget, jadi pengen banyak nyerocos tapi takut sama bang jo kuning hahaha
Cantik lahir bathin..itu bagus. Cantik bathin, itu wajib.
wanita ingin tampil cantik itu harus, tapi jangan terlalu berlebihan dan kecantikan itu jangan diumbar dengan tidak menutup aurat...
salam, ica puspita^^
cantik itu relatif...kalau jelek mutlak..hehehe..oh ya kita tukeran link yuk? link blog ini sudah saya pasang di blog saya...trims
100% setuju
hmmm ada apa gerangan hingga membahas ttg cantik :)btw aku lebih suka perempuan yang manis, tidak terlalu cantik, tapi manis prilaku n hatinya. n Cantik itu bagiku adalah sesuatu yg tidak membosankan :)
setujjaaaaaaaa.........cantik2 tapi kalo ditanya gak nyambung yah............percuma dunk tul gak mba heheheheheheh
Setuju banget Mba. Cantik harus, apalagi di depan suami, tapi yah jangan sampe merubah yang udah ada, misalnya bela2in operasi plastik segala. Hadoooohhh!!
Yang terpenting adalah kecantikan di 'dalam' menurut gw :-)
amm..
cewe itu dibolehin make perhiasan biar keliatan cantiq, body yang dirawat juga bagus yang penting gag menyiksa diri. bener banget tuh kelebihan berat badan gag baik juga. Kan untuk menyenangkan suami xixix.
apa adanya itu bukan "ada beras makan beras"
setuju mbak. memang sih, sbg cowok sy akui, yang pertama kali terlihat menarik dari seorang wanita adalah fisiknya. namun setelah mengenal karakter yang sesungguhnya, barulah terlihat siapa wanita yang benar2 cantik.
salam kenal :)
setuju banget mbak.
cantik itu kan relatif. buat apa ngikut2in cantik, tapi versi oranglain. sampe2 bersakit2 n keluarin duit buat facial biar dibilang mukanya bersih halus macam baby. hihi..
ada ungkapan lucu dan sekaligus koreksi, tentang kata cantik/ganteng.
dulu simbahku pernah bilang, seseorang dikatakan cantik/ganteng jika dia sudah "payu". maksudnya telah membina hubungan keluarga dan langgeng sampai tua tetap bersama. subyektif apa ndak ya????
mbak tulisannya bijak banget, pingin belajr ama mbak nih....
Ada lanjutannya pepatah di paragraf terakhir itu mbak: ...dan semoga Ia memberi kita kebijaksanaan untuk melihat perbedaannya...
Seperti biasa.. nice post!
iya mbaaakk deketdeketlah sama Allah
cantiklah secara batin
ntar sama Allah juga bakal ditambah kecantikan raganya
standar cantik itu mata yang menentukan...
dan jangan lupakan first sight theory...
orang akan mudah sekali menilai sesuatu ketika mereka lihat pertama kali.
Ane jujur sebagai lelaki...
Cewek cantik memang dah banyak...
tetapi kecantikan mereka jika tak diimbangi dengan attitude/kelakuannya, maka mudah saja menyematkan gelar "Cantik tapi menyebalkan"
sekian dulu lah...
Sebenarnya wanita memang penuh dengan kecantikkan. menurut saya tergantung darimana ia memandang wanita tersebut. :D
hoho.. sangat setuju.. anyway, blog ini juga makin cantik loh.. jadi adem.. :">
webnya cantik, judulnya cantik, orangnya cantik.. komplit dah :D
salam kenal mbak :)
salam kenal mbak ...
saya sangat setuju sekali dengan artikel mbak ini.
alhamdulillah, yang penting disyukuri aja apa yang sudah kita punya kok
bukankah Tuha sudah menciptakannya dengan begitu indah?
semuanya berfungsi dengan baik
sudh alhamdulillah
Poskan Komentar