Menuliskan apa yang aku lihat, dengar, rasakan dan pikirkan...

Kelemahan kita = kekuatan kita ?


Coba pikir, kenapa ya burung itu kok bisa terbang, kenapa bunglon bisa merubah warna dirinya, kenapa kita tidak punya bisa seperti ular? Belum lagi ikan yang tidak perlu les privat untuk bisa berenang, burung juga tidak perlu punya lisensi khusus untuk bisa terbang, demikian juga dengan hewan-hewan yang lain. Sedangkan kita – manusia – kenapa tidak bisa ?

Hehehe. Jangankan untuk terbang, adakah dari kita yang langsung bisa merangkak kala baru lahir? Saya yakin tidak ada. Bahkan ketika kita akan lahir-pun kita sudah memerlukan orang lain yang membantu ibu kita dalam persalinan. Kita juga butuh jangka waktu tertentu untuk bisa beranjak merangkak, berjalan dan berlari.

Bukan bermaksud membandingkan antara manusia dengan hewan, karena tentu saja kita adalah sebaik-baiknya makhluk ciptaan-Nya. Tapi hanya sedikit mengingatkan diri sendiri bahwa betapa sebenarnya kita itu memang mempunyai banyak kelemahan dan keterbatasan, bahkan sejak diawal keberadaan kita didunia ini, jadi sebenarnya tidak ada alasan buat kita untuk merasa sombong sedikitpun. We are just nothing.. Toh pada kenyataannya kita memang lemah dan terbatas. Yuk mari kita secara sadar menerima kenyataan bahwa kita memang mahluk dengan jasmani yang lemah.

Allah menciptakan kita dengan kelemahan, memang. Namun jangan lupa, kalau Allah juga menyertakan banyak kelebihan dalam diri kita. Dibalik kelemahan secara jasmaniah tersebut, Allah ‘menyisipkan’ kedalam diri manusia kekuatan dalam bentuk akal budi. Sehingga kelemahan itu dapat kita ubah menjadi kekuatan. Bukankah memang salah satu modal hidup manusia itu adalah kelemahannya? Nah lho, apa maksudnya..?

Dengan kekuatan akal budi inilah manusia dapat mengatasi kelemahan jasmaninya. Dengan demikian, sesungguhnya manusia adalah mahluk yang unik, secara jasmaniah manusia lemah sedangkan rohaninya kuat, sehingga kelemahan jasmaninya akan teratasi dengan kekuatan akal budinya. Bukankah justru karena kelemahan dan keterbatasan yang dimiliki manusia-lah yang lalu mengilhami terciptanya kekuatan?

Ya benar, manusia memang tidak bisa terbang, namun ketika manusia merasa lemah secara teknis terbang seperti burung, manusia lalu mengubahnya menjadi kekuatan untuk membuat pesawat terbang. Ya memang kita membutuhkan orang lain kala lahir, oleh karenanya manusia lalu mendirikan Rumah Sakit Bersalin. Ketika menusia manyadari kalau memorinya lemah untuk mengingat sesuatu, manusia lantas membuat catatan, buku, majalah, bahkan computer dengan memori-memorinya. Ketika manusia tahu ada diantaranya yang lemah dengan penglihatan (maaf, tuna netra), manusia lalu membuat huruf braile. Ada yang lumpuh, menusia membuat kursi roda bahkan kaki tambahan. Dan lain-lain hal yang manusia ‘ciptakan’ sendiri untuk membantu mengatasi keterbatasannya. See..? Bukankah ketika kita tercipta dengan sederet kelemahan kita justru sanggup ‘menciptakan’ kekuatan?

Jadi alangkah ruginya jika kita justru berlari menghindari kelemahan yang ada. Terima saja kelemahan kita, lalu jadikan kelemahan tersebut sebagai kekuatan untuk menjadikan hidup kita menjadi lebih baik. Gunakan kelemahan kita sebagai pijakan untuk menjadi sukses, karena memang kita tidak bisa lepas dari kelemahan.

37 komentar:

ketika kita bisa menyikapi dengan baik, maka kelemahan kita akan menjadi kekuatan tersendiri bagi kita...

thx for share ^^/

Kelemahan dan ketidakmampuan, yang membuat manusia semakin berkembang....

yups, kita adalah manusia yg lemah, namun dibalik itu semua tuhan telah menyelipkan kekuatan pada diri kita,,,agar kita selalu bersyukur dengan apa adanya kita...dengan menggali setiap potensi, kita bisa mnjadikan kelemaha itu mnjadi kekuatan yg besar...dan dari kelemahan kita akan belajar untuk kuat...

salam :)

Yups, nice....

dengan mempelajari setiap kelemahan, kita bisa menggali beberapa kekuatan dalam diri,,dan tentunya kita harus bersyukur apapun keadaan kita...

thxs,salam,,,

Assalamu'alaikum Ning Ajeng,
Subhanallah, itulah kenapa manusia merupakan makluk ciptaannya yang sempurna karena memiliki kelebihan berupa akal pikiran.
Ketika akal pikiran terbuka, Insya Allah tidak ada orang yang perlu menyesali kelemahan yang dimilikinya karena tetap di dalam dirinya diberikan potensi kelebihan. Hanya saja bagaimana dia bijak dalam menyikapi kelemahan menjadi sebuah kekuatan

setuja bu ... sadar kalau kita punya kelemahan dan berusaha menjadi lebih baik..

nice post .

emang ga mudah mengubah kelemahan menjadi kekuatan..tp harus dicoba, potensi harus terus digali..met siang mba ajeng..

@Inge > Yups..
@Prof > [manggut-manggut]
@Langit > Terima kasih.. Salam juga ^_^
@Pak Is > Wa’alaikumsalam Wr. Wb. Pak..
@Mas 3 > Terima kasih mas..

Yups.....
Ubah paradigma kita, setiap manusia memang punya itu semua tapi,,,,,
Yang terpenting bagi saya dan mungkin bagi Ukhti nie... ato juga buat semua orang adalah Bagaima kita berusaha untuk pandai-pandai mengawinkan:
1.Kelebihan VS Kesempatan sehingga menjadi......
2.kelemahan VS Peluang sehingga menjadi....
Jawab sendiri yoooooo..........

mampu mengubah kelemahan menjadi kekuatan adalah suatu kemampuan yg luar biasa..

kelemahan adalah keunikan yg patut disyukiri... aku bangga dengan kelemahanku hehehehehe salam knal

selalu dapat artikel menyejukkan disini.
makasih selalu diingatkan mba.

kunjung balik yaa.???

Postingan yang indah..bener banget, jangan kita minder atau tidak mau melakukan sesuatu karna kelemahan kita melainkan kita harus tunjukkan bahwa kita tidak lemah karna kelemahan yang kita punya

Bener Mba, kelemahan bukan berarti membuat diri kita menjadi lemah & ga berdaya. tapi harus diolah sedemikian rupa agar menjadi kelebihan yang bisa mengantarkan kita kepada kesuksesan.

Salam dari Zahia buat Aunty Ajeng :-)

Yupz saia setuju sma Bu Ajeng...
qt hrus menyadari bahwa dri qt adl mahluk yg lemah, akan tetapi sebuah kelemahan tdak bisa menjadikan kita sebagai manusia yg tak bisa apa-apa...
Just Do The Best..

salam sahabat
salam kenal dulu ya
sekalian iziin follow
terima kasih

artikel yang menarik kawan

nice post Mbak Ajeng Maaf br berkunjung ni Haraf Mbak Ajeng slalu sehat........
kelemahan mhhhhhh pasti ada tp kadang kala tak menyadarinya....

kita memang hanyalah mahluk biasa dengan jasmani yang lemah... justru dengan menyadari hal itu membuat kita makin kuat :)

Slkm. Hi Aunty ajeng, apa kabar? sehat kan?

Zahia ada kiriman duren buat Aunty. Tolong diambil di rumah Zahia yah. Moga2 suka. Thanks :-)

bagus artikelnya..... aku tunggu posting berikutnya.... :)

Membaca tulisan mbak Ajeng aku jadi semangat.
Thanks ya mbak, aku jadi kembali termotivasi nih.

Artikel yg mantap mbak... sepertinya mbak Ajeng cocok deh masuk kategori tulisan2 yg memotivasi.

gak pernah ikutan komen disini, soalnya selalu baca postingannya di FB :)

setuju bu... kita ini memang makhluk yg lemah tp jng lalu pasrah dng kelemahan kita. kita jg bisa kuat tp jng pula menyalah-gunakan kekuatan kita itu, ahem... apa kabar blogger idolaku..? semuga msh tetap dlm keadaan sehat wal afiat, amin ya Allah..

hai jeng...
numpang lewat nih hehe...

'Gunakan kelemahan kita sebagai pijakan untuk menjadi sukses, karena memang kita tidak bisa lepas dari kelemahan.' I like this quote

Assalamu'alaikum Ning, mampir lagi. Matur suwun sanget do'anya. Syafakallah, amiin

hemm bener juga mbak..kelemahan bisa menjadi sumber kekuatan kita kalo kita tau cara menggunakannya...seharusnya juga semua orang bisa belajar untuk itu..supaya orang2 yang merasa dirinya lemah tidak berlarut-larut sedih mikirin yang tidak jelas :)

:) saatnya bangkit dari kekalahan akibat kelemahan, gara-gara musuh yang terlalu kuat...

Yups, setuju mbak...
Wah, makasih mbak.. artikelnya mantab.. :)

Makasih yah, Mbak sharingnya :) *jadi pengen bisa nulis kek ginian :(*

Mbak, ini lagi mau nyoba BW dan pengen aktif lagi nih di blogspot, setelah sekian bulan menyepi :(

salam sobat
sering orang tak menyadari mba,
kalau kelemahan kita kekuatan kita sebenarnya.

Nice post mba, benar sekali kalo kita hanya memiliki kekuatan tanpa kelemahan nanti kita jadi besar kepala mba dan tidak mensyukuri berkat Tuhan dan bisa sombong jadinya. kita memiliki kelemahan supaya kita juga jauh lebih dekat dengan Tuhan.

hore..! Punya saya udah bs terbang, he..he, bcanda.

afwan mbak ijin share boleh gak>.........?

terimakasih atas informasinya...